sbobet88
BEM Universitas Mulawarman Beberkan Detik-Detik

BEM Universitas Mulawarman Beberkan Detik-Detik Demo Berujung Rusuh di Kaltim

BEM Universitas Mulawarman Beberkan Detik-Detik Demo Berujung Rusuh di Kaltim – Samarinda – Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Mulawarman, Maulana Faiq Maftuh, menceritakan detik-detik kericuhan yang terjadi dalam aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kalimantan Timur, Samarinda, pada Selasa (21/4/2026) malam. Dalam peristiwa tersebut, dirinya menjadi korban dan sempat kehilangan kesadaran setelah terkena tendangan di bagian wajah .

Kronologi Kericuhan di DPRD Kaltim

Faiq menjelaskan bahwa insiden terjadi saat dirinya berada di barisan depan aksi di Gedung DPRD Kaltim. Bersama dengan mahasiswa lainnya, ia mengaku tengah berusaha menjaga situasi tetap kondusif dengan membentuk jalur untuk memberi akses keluar-masuk bagi anggota dewan.

“Kami buat jalur supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, karena di depan ada massa lain yang tidak kami kenal,” kata Faiq kepada Liputan6.id, Selasa (21/4/2026) .

Situasi berubah ketika terjadi dorongan dari arah belakang yang diduga melibatkan aparat keamanan. Faiq terdorong hingga masuk ke area gedung DPRD dan terpisah dari rekan-rekannya.

Saat berupaya keluar dan mencoba berkomunikasi dengan petugas di sekitar lokasi, nahas menimpanya. “Tiba-tiba ada kaki mengenai wajah saya, tepat di pelipis kiri. Saya masih ingat jelas, kakinya diangkat lalu langsung mengenai wajah saya,” bebernya .

Korban Alami Gangguan Penglihatan

Akibat tendangan tersebut, Faiq mengalami luka pada bagian pelipis dan sempat kehilangan mahjong kesadaran selama beberapa detik. Ia kemudian dievakuasi ke posko medis yang didirikan di lokasi aksi.

Lebih lanjut, ia mengaku mengalami gangguan penglihatan sesaat setelah kejadian. “Saya sempat kehilangan kesadaran dan penglihatan kabur beberapa saat setelah ditendang,” ujarnya .

Aksi Berawal dari Pagi Hari

Sebelumnya, aksi unjuk rasa di Samarinda pada Selasa (21/4/2026) telah dimulai sejak pagi hari. Ratusan warga bersama mahasiswa berkumpul terlebih dahulu di Masjid Baitul Muttaqiren Islamic Center sebelum bergerak menuju Gedung DPRD Kaltim dengan konvoi kendaraan .

Mereka membawa spanduk dan bendera organisasi serta menyampaikan orasi secara bergantian. Setelah itu, massa melanjutkan demonstrasi ke Kantor Gubernur Kaltim di Jalan Gajah Mada .

Dalam aksi tersebut, massa membawa tiga tuntutan utama:

  1. Mendesak evaluasi seluruh kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur

  2. Menghentikan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)

  3. Meminta DPRD menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal 

Salah satu sorotan utama massa adalah polemik pengadaan mobil dinas mewah jenis Range Rover senilai Rp 8,5 miliar serta renovasi rumah jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim yang mencapai Rp 25 miliar .

Gubernur Tidak Temui Massa

Berbeda dengan aksi sebelumnya pada 23 Februari 2026 yang sempat memanas namun akhirnya didamaikan Gubernur Rudy Mas’ud dengan turun menemui mahasiswa , pada aksi 21 April 2026 ini situasi berakhir berbeda.

Kapolda Kalimantan Timur, Endar Priantoro, mengonfirmasi bahwa gubernur dan wakil gubernur sebenarnya berada di dalam gedung saat aksi berlangsung. Namun, pemerintah provinsi memutuskan tidak menerima massa untuk audiensi langsung .

“Gubernur ada tadi di kantor, tapi memang tidak menerima mereka untuk audiensi,” ujar Endar di lokasi .

Sekitar pukul 21.10 WITA, Rudy keluar dari kantor dengan pengawalan ketat menuju rumah jabatan yang berjarak sekitar 100 meter tanpa memberikan keterangan apapun kepada awak media .

Aparat Bertindak Sesuai Prosedur

Menurut Kapolda Kaltim, secara umum pelaksanaan aksi masih dalam batas wajar dan dapat dikendalikan. Namun, situasi memanas menjelang petang saat massa bertahan sekitar enam jam tanpa mendapat respons langsung dari gubernur .

“Aparat telah bertindak sesuai standar prosedur operasional dalam menangani situasi di lapangan,” tegas Endar .

Meski bentrok antara massa dan aparat berlangsung hingga sekitar pukul 20.00 WITA, Kapolda menyatakan tidak ada korban luka maupun sakit dalam insiden tersebut .

Sejumlah peserta aksi dikonfirmasi diamankan dan masih menjalani pemeriksaan lebih slot bonus lanjut. “Pendekatan hukum represif akan kita lihat, tergantung tingkat kesalahannya. Jika tidak fatal, bisa menjadi pembinaan,” kata Endar .

Langkah Hukum Disediakan

Faiq saat ini tengah mempertimbangkan untuk melaporkan kejadian yang dialaminya secara resmi ke pihak berwajib. Ia menyebut telah menyiapkan sejumlah bukti, termasuk dokumentasi luka yang dialaminya.

“Bukti sudah kami siapkan, kemungkinan dalam waktu dekat akan kami laporkan,” ujarnya .

Aksi Lanjutan dan Tuntutan Hak Angket

Pasca aksi 21 April 2026, massa tak berhenti bergerak. Aliansi Perjuangan Masyarakat Kaltim mendesak DPRD untuk segera memproses hak angket terkait polemik penggunaan anggaran daerah .

Bahkan, pada aksi lanjutan 4 Mei 2026, massa berhasil masuk ke halaman kantor DPRD dan memaksa rapat pembahasan tuntutan disiarkan secara langsung kepada publik .

“Kami ingin setiap rapat yang diadakan hari ini disiarkan secara langsung agar masyarakat Kalimantan Timur bisa mendengar, melihat secara jelas, siapa orang-orang yang memihak kepada rakyat, siapa yang tidak berpihak kepada rakyat,” tegas Wirasaguna, Jenderal Lapangan Aliansi Rakyat Kaltim .

mahjong wins 3 black scatter
mahjong slot